# RUMUS 17, ANTI ANXIETY
Menerima Perubahan
.
TUBUH kita sudah dibentuk FLEXIBLE dari sananya.
Kepanasan, air keluar dari kulit.
Kedinginan, aliran darah mengencang agar panas tubuh bisa terjaga.
Kecapean, dia ngajak istirahat.
Kena benturan, otot langsung mengembang,
dan seterusnya.
Ini berbeda dengan pemikiran kita, diri kitalah yang terkadang TIDAK FLEXIBLE.
Terlalu kaku dan Sulit untuk menerima perubahan.
Jika kita tidak flexible dan TETAP keras seperti batu, maka kita akan gampang pecah jika terkena benturan (pressure).
.
Anxiety itu merubah orang.
Masalahnya, kamunya mau gak dirubah?
Begini,
Dulu saya gak pernah takut sama orang, kalo ada apa saya tabokin aja.
Nah kalo sekarang, bukannya saya gak berani, tapi sewaktu saya emosi, jantung saya udah deg2an serasa mau copot.
.
Dulu saya berani berdebat saat meeting, saya keukeh dan suka ngotot dengan pendapat saya, saya agak susah denger pendapat orang lain, antusiasme dalam karir saya juga sangat tinggi.
Sekarang, bukannya apa apa, saya sudah gak mau maksain kehendak saya, karena kalo dipaksa, maagh saya bisa kumat.
.
Dulu saya selalu pelajari ini itu, kalo udah ngomong susah buat berhenti. Sekarang bukannya saya jadi pendiem, tapi kalo banyak ngomong, napas saya suka tiba tiba sesek duluan.
.
Nah, Dari ke-3 cerita diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa anxiety TELAH merubah pribadi saya menjadi orang yang :
Lebih DAMAI,
Lebih menunduk,
Lebih mendengarkan orang lain,
Lebih enak untuk diajak kerjasama,
Lebih tenang, dst..
.
Saya sudah lama bisa menerima anxiety,
dan saya juga telah menerima jika anxiety akan merubah pribadi saya.
Ya, saya mengerti.
Mungkin bagi Anda, perubahan sifat secara TERPAKSA ini adalah suatu hal yang aneh.
Tapi setelah dijalani, nggak juga.
Malah jadi terasa lebih baik.
Sekarang saya merasa menjadi orang yang lebih tenang, lebih dewasa, tidak manja, lebih fit, lebih menghargai kesehatan, lebih menghargai jalan pikiran orang lain, dan hebatnya; hubungan saya dengan teman keluarga ataupun pasangan pun juga ikut berubah menjadi lebih baik.
.
AKAN TERASA LEBIH ANEH jika anda tetap keukeh menolak perubahan sikap ini.
Jika anda tetep ngotot ingin menegur seseorang, maka perut anda akan mual,
jika anda tetep sombong dengan ilmu dan skill anda, maka akan timbul perasaan teror seperti anxiety ingin menyerang.
Jika masih suka berdebat, banyak bicara daripada mendengarkan, maka sesek napas akan datang..
Jadi daripada di tolak mending diterima saja.
.
Tidak ada yang salah untuk menerima kehadiran anxiety dan mengizinkannya untuk merubah hidup Anda.
Mungkin bisa saja, itu adalah salah satu alasan, mengapa Anda diberikan penyakit ini oleh Tuhan Anda.
.
Mau tidak mau,
Anxiety akan merubah pribadi Anda.
#Rumus 17 ~erikwibowo
Menerima Perubahan
.
TUBUH kita sudah dibentuk FLEXIBLE dari sananya.
Kepanasan, air keluar dari kulit.
Kedinginan, aliran darah mengencang agar panas tubuh bisa terjaga.
Kecapean, dia ngajak istirahat.
Kena benturan, otot langsung mengembang,
dan seterusnya.
Ini berbeda dengan pemikiran kita, diri kitalah yang terkadang TIDAK FLEXIBLE.
Terlalu kaku dan Sulit untuk menerima perubahan.
Jika kita tidak flexible dan TETAP keras seperti batu, maka kita akan gampang pecah jika terkena benturan (pressure).
.
Anxiety itu merubah orang.
Masalahnya, kamunya mau gak dirubah?
Begini,
Dulu saya gak pernah takut sama orang, kalo ada apa saya tabokin aja.
Nah kalo sekarang, bukannya saya gak berani, tapi sewaktu saya emosi, jantung saya udah deg2an serasa mau copot.
.
Dulu saya berani berdebat saat meeting, saya keukeh dan suka ngotot dengan pendapat saya, saya agak susah denger pendapat orang lain, antusiasme dalam karir saya juga sangat tinggi.
Sekarang, bukannya apa apa, saya sudah gak mau maksain kehendak saya, karena kalo dipaksa, maagh saya bisa kumat.
.
Dulu saya selalu pelajari ini itu, kalo udah ngomong susah buat berhenti. Sekarang bukannya saya jadi pendiem, tapi kalo banyak ngomong, napas saya suka tiba tiba sesek duluan.
.
Nah, Dari ke-3 cerita diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa anxiety TELAH merubah pribadi saya menjadi orang yang :
Lebih DAMAI,
Lebih menunduk,
Lebih mendengarkan orang lain,
Lebih enak untuk diajak kerjasama,
Lebih tenang, dst..
.
Saya sudah lama bisa menerima anxiety,
dan saya juga telah menerima jika anxiety akan merubah pribadi saya.
Ya, saya mengerti.
Mungkin bagi Anda, perubahan sifat secara TERPAKSA ini adalah suatu hal yang aneh.
Tapi setelah dijalani, nggak juga.
Malah jadi terasa lebih baik.
Sekarang saya merasa menjadi orang yang lebih tenang, lebih dewasa, tidak manja, lebih fit, lebih menghargai kesehatan, lebih menghargai jalan pikiran orang lain, dan hebatnya; hubungan saya dengan teman keluarga ataupun pasangan pun juga ikut berubah menjadi lebih baik.
.
AKAN TERASA LEBIH ANEH jika anda tetap keukeh menolak perubahan sikap ini.
Jika anda tetep ngotot ingin menegur seseorang, maka perut anda akan mual,
jika anda tetep sombong dengan ilmu dan skill anda, maka akan timbul perasaan teror seperti anxiety ingin menyerang.
Jika masih suka berdebat, banyak bicara daripada mendengarkan, maka sesek napas akan datang..
Jadi daripada di tolak mending diterima saja.
.
Tidak ada yang salah untuk menerima kehadiran anxiety dan mengizinkannya untuk merubah hidup Anda.
Mungkin bisa saja, itu adalah salah satu alasan, mengapa Anda diberikan penyakit ini oleh Tuhan Anda.
.
Mau tidak mau,
Anxiety akan merubah pribadi Anda.
#Rumus 17 ~erikwibowo
Komentar
Posting Komentar