# RUMUS 15 , ANTI ANXIETY - erikwibowo
The Pressure
.
Sehabis membaca artikel tentang anxiety, biasanya semangat Anda seperti terbakar, Anda seperti mempunyai keberanian ekstra untuk melawan anxiety.
Anda merasa seperti bisa melakukan apa saja.
Ini bagus.
Namun, beberapa hari kemudian, semangat itupun menghilang, dan anda kembali berada dalam jurang anxiety.
Terasa susah untuk menggapai keluar, semuanya tampak lebih berat, tidak mempunyai motivasi untuk mencoba, dll
.
Jika Panik Anda sedang kumat, Anda berdiam diri sebentar, tidak bisa melakukan apapun..
Sembari menunggu panik attack lewat, Pikiran Anda pun melayang..
Anda berjanji mulai besok akan hidup sehat, akan menjaga apasaja makanan yang masuk, besok akan coba untuk mulai berolahraga rutin, mencoba untuk mulai beribadah (sholat), dll
Namun, esok harinya..
Panik dan anxiety Anda tidak kumat, Anda merasa normal..
dan janji yang Anda pikirkan kemarin TIDAK ANDA KERJAKAN. Tetap tidak olahraga teratur, tetap berpola hidup tidak sehat, kembali males sholat, dll...
.
Perhatikan diri anda sendiri.
Apa yang salah?
.
Yang salah adalah kurangnya pressure (tekanan).
berilah pressure ke diri Anda sendiri, agar Anda tetap terus bersemangat.
JANGAN MEMBUAT DIRI ANDA NYAMAN.
JANGAN ENJOY BERADA DI COMFORT ZONE.
Anda bisa saja menghire 10 bodyguard, atau 10 dokter untuk menemani kemanapun anda pergi, namun anxiety masih tetap akan menyerang Anda.
Intinya,
Anda akan TETAP TERUS merasa tidak nyaman, selama anxiety belum disembuhkan. Jadi, jangan merasa nyaman sekarang.
.
Jangan menunggu orang lain menyemangati Anda.
Semangatilah diri Anda sendiri.
.
Dan yang paling penting adalah :
Beri DATELINE kepada recovery Anda.
misalnya:
dalam 3 bulan sudah berani ke mesjid sendiri..
dalam 3 bulan sudah berani ke mall sendiri, dll
ini akan membuat pressure anda semakin meningkat.
.
Apakah Anda berani keluar rumah? "Saya belum berani mas"
Apakah Anda bisa olahraga? "Belum, saya takut sesek mas"
Apakah sudah melakukan hal positif hari ini? "belum mas, saya lupa"
Apakah sudah beribadah ketat (sholat 5 waktu) ? "belum mas."
oke.
Jika saya todongkan pistol ke kepala ibu Anda,
apakah anda berani untuk mencoba keluar rumah? berolahraga? melakukan kegiatan positif ? sholat?
.
itulah maksut saya , kenapa pressure dan dateline adalah 2 hal yang sangat Anda butuhkan.
.
NOTES:
Pesan Buat para caretaker anxiety (yaitu para penjaga orang anxiety, entah itu suami/istri atau keluarga penderita anxiety).
Jangan beri mereka kenyamanan, berilah mereka pressure yang mereka butuhkan agar mereka CEPAT BANGKIT KEMBALI.
Berilah rasa AMAN jika anxiety mereka sedang kumat.
Namun jangan beri mereka KENYAMANAN.
.
Thaks for reading.
~erikwibowo
The Pressure
.
Sehabis membaca artikel tentang anxiety, biasanya semangat Anda seperti terbakar, Anda seperti mempunyai keberanian ekstra untuk melawan anxiety.
Anda merasa seperti bisa melakukan apa saja.
Ini bagus.
Namun, beberapa hari kemudian, semangat itupun menghilang, dan anda kembali berada dalam jurang anxiety.
Terasa susah untuk menggapai keluar, semuanya tampak lebih berat, tidak mempunyai motivasi untuk mencoba, dll
.
Jika Panik Anda sedang kumat, Anda berdiam diri sebentar, tidak bisa melakukan apapun..
Sembari menunggu panik attack lewat, Pikiran Anda pun melayang..
Anda berjanji mulai besok akan hidup sehat, akan menjaga apasaja makanan yang masuk, besok akan coba untuk mulai berolahraga rutin, mencoba untuk mulai beribadah (sholat), dll
Namun, esok harinya..
Panik dan anxiety Anda tidak kumat, Anda merasa normal..
dan janji yang Anda pikirkan kemarin TIDAK ANDA KERJAKAN. Tetap tidak olahraga teratur, tetap berpola hidup tidak sehat, kembali males sholat, dll...
.
Perhatikan diri anda sendiri.
Apa yang salah?
.
Yang salah adalah kurangnya pressure (tekanan).
berilah pressure ke diri Anda sendiri, agar Anda tetap terus bersemangat.
JANGAN MEMBUAT DIRI ANDA NYAMAN.
JANGAN ENJOY BERADA DI COMFORT ZONE.
Anda bisa saja menghire 10 bodyguard, atau 10 dokter untuk menemani kemanapun anda pergi, namun anxiety masih tetap akan menyerang Anda.
Intinya,
Anda akan TETAP TERUS merasa tidak nyaman, selama anxiety belum disembuhkan. Jadi, jangan merasa nyaman sekarang.
.
Jangan menunggu orang lain menyemangati Anda.
Semangatilah diri Anda sendiri.
.
Dan yang paling penting adalah :
Beri DATELINE kepada recovery Anda.
misalnya:
dalam 3 bulan sudah berani ke mesjid sendiri..
dalam 3 bulan sudah berani ke mall sendiri, dll
ini akan membuat pressure anda semakin meningkat.
.
Apakah Anda berani keluar rumah? "Saya belum berani mas"
Apakah Anda bisa olahraga? "Belum, saya takut sesek mas"
Apakah sudah melakukan hal positif hari ini? "belum mas, saya lupa"
Apakah sudah beribadah ketat (sholat 5 waktu) ? "belum mas."
oke.
Jika saya todongkan pistol ke kepala ibu Anda,
apakah anda berani untuk mencoba keluar rumah? berolahraga? melakukan kegiatan positif ? sholat?
.
itulah maksut saya , kenapa pressure dan dateline adalah 2 hal yang sangat Anda butuhkan.
.
NOTES:
Pesan Buat para caretaker anxiety (yaitu para penjaga orang anxiety, entah itu suami/istri atau keluarga penderita anxiety).
Jangan beri mereka kenyamanan, berilah mereka pressure yang mereka butuhkan agar mereka CEPAT BANGKIT KEMBALI.
Berilah rasa AMAN jika anxiety mereka sedang kumat.
Namun jangan beri mereka KENYAMANAN.
.
Thaks for reading.
~erikwibowo
artikel2 mas erik keren, mas mau usul topik donk, artikel selanjutnya bahas tentang teknik mengatasi Parno donk yang bisa dipraktekin di sehari2 , misal cara mengatasi parno saat mendapatkan kabar buruk, mendengar berita2 buruk di tv, parno pada hal2 sepele yang ga penting.hehehe.. Thanks yo mas erik...
BalasHapus